DAARUL 'ILMI - Kajian Kitab Salaf - Tausiyah Wisata Hati - Bersama AA Hery Julihan Hari ini Dekat dengan Roqib atau Atid - Daarul 'Ilmi

Hari ini Dekat dengan Roqib atau Atid

Siapa sih Sosok Roqib dan Atid itu?

Harusnya kita sudah kenal sejak pertama kali kita dikeluarkan dari dalam rahim ibu, dia adalah sosok yang selalu mengawasi gerak - gerik kita dari bangun tidur sampai tidur lagi, 24 jam  Non stop..!!!

Roqib dan ‘Atid bukanlah nama malaikat, namun menunjukkan sifat malaikat. Sifat roqib itu menunjukkan malaikat yang senantiasa mengawasi manusia, berada di sisi kiri dan kanan. Sedangkan ‘atid menunjukkan malaikat yang selalu hadir di mana pun kita berada.
Allah Ta’ala berfirman,

إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ (17) مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ (18)

(Yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 17-18).

Ayat di atas menerangkan adanya malaikat yang mencatat amalan manusia. Setiap yang diucapkan oleh manusia pasti dicatat oleh malaikat yang selalu dekat dan selalu hadir. Malaikat tersebut tidaklah meninggalkan satu kata pun kecuali akan dicatat. Sebagaimana pula Allah menyebutkan dalam ayat lain,

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ كِرَامًا كَاتِبِينَ يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Infithar: 10-12).

Ternyata sosok Roqib dan Atid itu adalah sosok malaikat yang mempunyai tugas mencatat dan mengawasi tingkah laku kita baik berupa ucapan,perbuatan ataupun gerak gerik hati kita

Lantas Hari ini kita Dekat dengan  Roqib atau Atid ?


Ternyata kita selalu dekat dengan keduaya karena keduanya saling  bekerja sama,kedunya saling kompaknya, kalau kita berada disuatu tempat tertentu ada sebuah CCTV sudah merasa takut dan diawasi,maka kedua malaikat ini justru yang akan lebih ketat lagi untuk memantau dan mengawasi gerak - gerik kita sampai pada suara hati kita.subhanalloh ini adalah sebuah keagungan Alloh.

Keduanya itu adalah Makhluk Ghoib yang wajib kita imani,karena kalau kita muslim yang beriman pasti akan percaya denga keberadaan dan tugas-tugas dari kedua malaikat tersebut,
Alloh SWT.Berfirman dalam QS.Al-Baqoroh :3

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ  يُنْفِقُونَ
(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rizki yang kami anugerahkan kepada mereka.

Ada sebuah kisah bahwa pada suatu ketika ada seorang anak muda mengendarai sepeda motor dengan kecepatan yang tinggi, alasannya dia sangat terburu- buru karena takut masuk kampusnya terlambat. Lantas ditengah perjalanan dia menemui lampu lalu lintas,kebetulan lampu lalu lintas tersebut tepat sekali berwarna merah,dengan sengaja dia menerobosnya,setalah jarak 500 meter dari lampu merah tersebut ada polisi dari belakang mengikuti dan akhirya menyetopnya. lantas polisi tersebut langsung menyapanya "selamat pagi,bisa lihat SIM dan STNK nya Mas?".Dengan wajah merah dan prasaan khawatir anak muda tersebut langsung menyodorkan SIM dan STNK tersebut. "Mas tau kesalahnnya apa ??" tanya si Pak Polisi. dengan nada Gugup anak mda terebut menjawabnya dengan disertai beberapa Alasan "iya pak saya tau pak,saya menerobos lampu lalu lintas, saya kira tidak ada bapak dan saya juga lagi terburu- buru takut terlambat masuk kampus.dan pada akhirnya anak tersebut ditilang agar tidak mengulangi kejadian Tololnya tersebut.

Dari kisah tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa dimanapun dan kapanpun kita berada kita harus tetap patuh pada sebuah aturan yang telah ditatapkan. Walaupun disekitar kita nampaknya tidak ada siapa - siapa tapi Alloh SWT. Maha Melihat dan mempunyai dua malaikat yang selalu mengawasi gerak - gerik dan tingkah laku kita.

Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahu’anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallambersabda,
اتق الله حيثما كنت ، وأتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن

Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik‘” (HR. Ahmad 21354, Tirmidzi 1987, ia berkata: ‘hadits ini hasan shahih’)

Share on Google Plus

About Unknown

0 komentar:

Posting Komentar